`نشــر الســنة في الأر خــبيل` جمعية الدعوة الإسلامية مرحبا اهلا وسهلا بحضوركم

Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Ad Da’wah (STITDA)

PendahuluanNOVEMBER - DESEMBER - Copy

Pendidikan merupakan suatu proses yang bertujuan dan mempunyai obyek tertentu sehingga menuntut adanya langkah-langkah secara bertahap yang harus ditempuh dan harus dilakukan oleh berbagai kegiatan sesuai dengan urutan yang tersusun secara sistematis dalam bentuk administrasi pendidikan.

Administrasi pendidikan menyangkut semua kegiatan, baik yang menyangkut personal, material, perencanaan, kerjasama, kepemimpinan kurikulum, yang harus ditata sedemikian rupa sehingga memungkinkan terselenggaranya kondisi yang baik demi tercapainya tujuan pendidikan.

Perencanaan pendidikan merupakan fungsi penting di dalam administrasi pendidikan untuk memberi petunjuk atau arah pelaksanaan pendidikan, sebagai acuan pemantauan kemajuan pelaksanaan program pendidikan dan menjadi kriteria penilaian untuk mendeteksi hambatan atau penyimpangan bahkan dapat menjadi media pembaharuan (inovasi pendidikan).

Perencanaan pendidikan juga sebagai suatu proses menerapkan tujuan, menyediakan fasilitas dan lingkungan tertentu, mengidentifikasi prasyarat untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan serta menetapkan cara yang efektif dan efisien dalam usaha membentuk manusia agar memiliki kompetensi individual dan sosial secara maksimal.

Atas dasar pemikiran di atas, maka dalam rangka penataan dan pengembangan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Ad Da’wah perlu disusun garis-garis besar program pengembangan dalam bentuk Rencana Induk Pengembangan (RIP) sebagai acuan setiap rencana kerja yang lebih terinci dan operasional.

Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Ad Da’wah (STITDA) bertujuan mendidik mahasiswa agar menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya bidang Agama Islam berjiwa penuh pengabdian dengan ikhlas serta memiliki rasa tanggung jawab terhadap masa depan Agama, Bangsa dan Negara, dalam rangka pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi demi tercapainya tujuan Pendidikan Nasional.

Untuk mencapai tujuan itu, Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Ad Da’wah tidak luput dari permasalahan dan tantangan yang dihadapi, baik internal maupun external. Secara umum dihadapkan kepada permasalah dan tantangan sebagaimana yang dihadapi Perguruan Tinggi di Indonesia pada umumnya antara lain :

  1. Akibat ledakan penduduk terjadi kesenjangan antara kebutuhan pendidikan dengan penyedian sarana dan prasarana pendidikan serta antara lapangan kerja dengan tenaga kerja.
  2. Arah dan tingkat-tingkat pembangunan makro nasional makin cepat dan bervariasi sehingga timbul masalah relevansi, interelasi dan interdependensi antara pendidikan dan pengajaran serta pembangunan Perguruan Tinggi.
  3. Diferensiasi dan spesialisasi dalam pembangunan makro hendaknya ada kesejajaran antara proses di dalam pendidikan untuk mencapai relevansi dan efektifitas serta efisiensi yang optimal.
  4. Keterpaduan dan keserasian dari sistem pendidikan di STITDA harus mencerminkan integrasi antara pendidikan agama dengan pendidikan umum sehingga merupakan suatu model sistem pendidikan yang harmonis.

Konsistensi dan relevansi sebagai dasar pertama, yang dimaksud ialah rencana pengembangan
STITDA ini harus konsisten dengan tujuan, tugas pokok, fungsi dan misi perguruan itu sendiri yang dirumuskan sebagai berikut:
1. Tujuan STITDA menjadikan dirinya sebagai suatu lembaga pusat ilmu pengetahuan dan kebudayaan yang bermutu.
2. Sejalan dengan itu, STITDA mempunyai tugas pokok sbb

  • Menyiapkan dan membina organisasi, pengembangan ilmu dalam arti teoritis dan teknologis.
  • Membina dan mengembangkan bakat dan keahlian mahasiswa.
  • Mengadakan eksperimen dan menyebarluaskan hasilnya guna kepentingan masyarakat.d. Misi STITDA pada prinsipnya adalah memenuhi perintah Allah dan melanjutkan misi Rasulallah SAW. Dalam pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Di samping itu setiap pengembangan harus relevan dengan prinsip-prinsip yang telah ditetapkan dalam kebijakan yang ditempuh oleh pemerintah.

Visi
Terwujudnya Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Ad Da’wah, yang modern, profesional, Islami, sesuai dengan manhaj ahlu sunnah wal jamaah.mampu menghasilkan lulusan yang unggul dalm bidang Akademik, terdepan dalam IPTEK, teladan dalam IMTAK, dan sebagai pelopor dalam mewujudkan masyarakat yang baik.

Misi

  • Memupuk dan mewujudkan semangat kebersamaan dan rasa kesatuan dan persatuan yang dilandasi semangat amal ma’ruf nahi mungkar dan nilai-nilai silaturahim yang tinggi.
  • Meningkatkan pelayanan pendidikan melalui usaha-usaha peningkatan mutu yang sistematis, terarah dan Internasional dalam bidang manajemen, kurikulum, proses pembelajaran, Fasilitas pendidikan, dan pembinaan kemahasiswaan.
  • Mengembangkan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dinamis dan berkelanjutan yang meliputi pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Mengembangkan empat pilar pembelajaran, yaitu:

  1. Pembelajaran untuk mengetahui
  2. Pembelajaran untuk berbuat
  3. pembelajaran untuk membangun Jati diri/ kepribadian
  4. Pembelajarn untuk hidup secara harmonis pengembangan kelembagaan, sarana kampus, dan kemitraan kerjasama dalam mewujudkan perguruan tinggi

Tujuan

  • Berpartisipasi dengan pemerintah dalam rangka melaksanakan amanat konstitusi (UUD 1945) dan Program Pembangunan Nasional (GBHN) bidang Pendidikan dan Agama.
  • Menunjang tercapainya program tujuan Pendidikan Nasional
  • Mendidik mahasiswa agar menguasai Ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya menyangkut bidang keguruan dan pendidikan agama Islam dan pengkajian nilai-nilai agama.

Jenjang dan Jenis Program
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Ad Da’wah menyelenggarakan program pendidikan sarjana (S.1), Fakultas Tarbiyah Jurusan Pendidikan Agama Islam.

Masa Studi.
Program Pendidikan Sarjana (S.1) di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Ad Da’wah dilaksanakan selama 8-14 Semester.

Sistem Kredit Semester
1. Pengertian Satuan Kredit Semester
Satuan Kredit Semester adalah satuan yang digunakan untuk menyatakan:
a.Besarnya beban studi seorang mahasiswa
b.Besarnya usaha yang diperlukan mahasiswa untuk menyelesaikan suatu program baik program semester maupun

program pendidikan satu jenjang.
c. Besarnya usaha penyelenggara pendidikan oleh tenaga pengajar.

2. Beban studi Kumulatif Jenjang Sarjana (S1)
Besarnya beban studi kumulatif yang diperlukan untuk menyelesaikan jenjang sarjana di STITDA Jurusan

Pendidikan Agama Islam adalah 160 SKS.

3. Satuan Kredit Semester Bagi Kegiatan Belajar Mengajar
Harga Kredit Semester dibebankan untuk tiap kegiatan belajar mengajar yang diselenggarakan, seperti Kuliah, Seminar, Kapita Selekta, Praktekum Lapangan, Kerja Lapangan, Penelitian, Penulisan Skripsi dan Sebaginya.
1). Satu jam tatap muka yang dijadwalkan selama 50 menit
2). Satu jam kegiatan akademik terstruktur yang dijadwalkan selama 50 Menit (di bawah bimbingan tenaga pengajar

yang bersangkutan, misal pemberian pekerjaan rumah, tugas pembuatan makalah, dan sebagainya.

Sarana Pendidikan

Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Ad Da’wah memiliki sarana pendidikan yang bisa dimanfaatkan oleh para mahasiswa untuk menunjang kegiatan belajar dan kegiatan kemahasiswaan antara lain

  • Perpustakaan
  • Sarana Ibadah
  • Taman
  • Internet
  • Laboratorium Komputer
  • Laboratorium Micro Teaching
  • Laboratorium Da’wah
  • Radio Penyiaran

Penerimaan Mahasiswa Baru
Tiap awal tahun kuliah dilaksanakan kegiatan penerimaan mahasiswa baru melalui ujian masuk STITDA. Calon mahasiswa yang akan mengikuti ujian masuk STITDA Lebak harus memenuhi syarat akademik dan syarat administratif sebagai berikut :
1. Syarat Akademik:
Berijazah SLTA, atau yang sederajat, dengan bukti Ijazah / STTB.
2. Syarat administratif

  1. Berkelakuan baik dengan bukti SKKB dari kepolisian atau dari sekolah
  2. Berbadan sehat dengan bukti Surat Keterangan Sehat dari Dokter
  3. Menyerahkan uang pendaftaran Ujian Masuk yang ditetapkan oleh STITDA
  4. Menyerahkan pas foto :
  • 4 x 6 = 4 lembar
  • 3 x 4 = 4 lembar
  • 2 x 3 = 4 lembar

3. Cara melakukan pendaftaran
Pendaftaran dilakukan pada masa yang ditentukan STITDA dan bertempat di Kantor Registrasi Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Ad Da’wah (STITDA) Lebak. Untuk mendaftarkan diri, calon mahasiswa harus datang sendiri ke tempatpendaftaran untuk keperluan :

  • Mengambil dan mengisi formulir kemudian menyerahkannya ke Bagian Registrasi
  • Mendapatkan Buku Panduan STITDA

4. Kelengkapan pendaftaran
Kelengkapan yang harus dilampirkan pada formulir pendaftaran ialah :

  1. Photo copy atas salinan ijazah atau STTB, dengan menunjukan aslinya
  2. Bukti penyerahan uang pendaftaran
  3. SKKB dari kepolisian atau sekolah
  4. Surat keterangan sehat dari dokter

5. Pelaksanaan Ujian
Para calon yang memenuhi syarat-syarat pendaftaran dinyatakan berhak mengikuti ujian masuk dan kepadanya diberikan Kartu Tanda Pengenal Peserta Ujian Masuk.

D. Pendaftaran Mahasiswa ( Registrasi )
Pada awal setiap semester diadakan pendaftaran bagi setiap mahasiswa, dan setiap mahasiswa harus melakukan pendaftaran, termasuk mahasiswa yang sedang menyelesaikan skripsi atau menunggu ujian.

Pendaftaran mahasiswa dilakukan sebagai berikut :
a. Membayar uang SPP, senat, Praktikum menurut ketentuan STITDA, kecuali bagi mahasiswa yang sedang menjalani cuti kuliah atau skorsing, melalui Registrasi.
b. Mengisi formulir Pendaftaran yang disediakan oleh Biro administrasi akademik dan Kemahasiswaan.
c. Menyerahkan formulir disertai kwitansi Tanda pembayaran SPP dan ketentuan pembayaran yang lainnya.
d. Mahasiswa baru harus melampirkan photo copy ijazah, kartu peserta Ujian Masuk dan menunjukan ijazah asli
e. Pendaftaran dilakukan dibagikan registrasi pada masa pendaftaran yang telah ditentukan oleh kalender akademik
f. Pendaftaran tidak dapat dilakukan di luar masa pendafta

Untuk informasi lengkap silahkan klik disini

Untuk penerimaan mahasiswa/i Baru STITDA tahun akademik 2016/2017 silahkan klik disini